Apa itu PHP? Ayo Pelajari Jika Mau Jadi Web Developer

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print

Pelajari PHP sebagai langkah awal menjadi web developer. 

PHP merupakan bahasa pemrograman yang handal dan efisien. Anda bahkan bisa menggunakannya secara gratis karena bersifat open source.

Dengan PHP, Anda akan bisa membuat sebuah website yang beroperasi secara dinamis.

Postingan ini akan memberi sedikit pencerahan pada Anda mengenai pengetahuan dasar tentang PHP.

PHP  (PHP: Hypertext Preprocessor) merupakan bahasa pemrograman yang cukup populer di kalangan programmer web. Meski PHP merupakan bahasa pemrograman yang general, PHP memang lebih cocok digunakan untuk membuat aplikasi web.

Pada dasarnya bahasa pemrograman untuk web adalah HTML. Namun, dengan menyisipkan PHP dalam kode HTML, aplikasi web bisa berjalan secara dinamis.

Mengenal Bahasa Pemrograman PHP

PHP adalah sebuah bahasa pemrograman server-side. Artinya, bahasa pemrograman ini berjalan pada sisi server. 

Karena berjalan pada sisi server, PHP kemudian bisa menangani berbagai tugas seperti: mengumpulkan data, mengupdate data, memodifikasi database, mengelola file di server, dll.

Kemampuan inilah yang membuat PHP bisa membuat aplikasi web jadi dinamis.

PHP bahkan sudah terintegrasi dengan sejumlah database seperti MySQL, Oracle, Sybase, dll. Bahasa pemrograman ini juga multiplatform, jadi Anda bisa menjalankannya di berbagai OS komputer.

PHP tidak bisa dianggap sepele, bahasa pemrograman ini bahkan bisa jadi basis untuk suatu proyek web yang kompleks.

Popularitasnya juga sangat mengagumkan. Hal itu menarik bagi sejumlah pemula untuk belajar PHP. 

Prospek pekerjaan bagi programmer yang menguasai PHP cukup cemerlang. Terbukti dengan banyaknya website yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman ini.

PHP adalah bahasa pemrograman server-side paling banyak digunakan oleh berbagai web seluruh dunia.
Sumber: https://w3techs.com/

Diagram di atas diambil dari situs https://w3techs.com/

Diagram di atas merupakan presentasi bahasa pemrograman server-side yang paling banyak digunakan oleh berbagai website di seluruh dunia.

Mengacu pada diagram tersebut, popularitas PHP tidak dapat disangsikan lagi. Berbagai jenis web-web populer bahkan diketahui menggunakan bahasa pemrograman ini sebagai basis script. Sebut saja Facebook, WordPress, Wikipedia, Yahoo, Tumblr, Flickr, iStockPhoto, dll.

PHP sangat kuat sebagai tulang punggung sistem blog terbesar (WordPress)!
Cukup handal sebagai basis jejaring sosial terbesar (Facebook)!
PHP juga merupakan server-side yang mudah dipelajari bagi pemula!

PHP jadi begitu populer juga karena bersifat open source. Ia bisa digunakan bahkan dikembangkan oleh semua orang secara gratis. 

Beberapa Fungsi PHP

Secara umum, fungsi PHPadalah untuk membuat suatu aplikasi web. Secara lebih spesifik, fungsi pada PHP adalah sebagai berikut:

  • PHP bisa menghasilkan konten halaman web yang dinamis.
  • PHP bisa membuat, menghapus, membuka, menutup, membaca, menulis, file di sisi server.
  • PHP bisa beroperasi untuk mengumpulkan data formulir.
  • PHP bisa mengirim dan menerima cookie atau rekam jejak penjelajahan di browser.
  • PHP berfungsi untuk mengeksekusi perintah menambah, menghapus, atau mengubah data yang ada dalam database yang terhubung.
  • PHP bisa difungsikan untuk membuat hak akses. Mengontrol akses pengguna aplikasi web.
  • PHP mampu mengenkripsi suatu data.
  • PHP bisa digunakan untuk mengeluarkan berbagai file seperti PDF, gambar, XML, XHTML, dll. Jadi PHP tidak terbatas hanya untuk mengeluarkan data HTML.
BACA:  Apa itu Framework? Ayo Pelajari: Definisi, Fungsi, Jenis!

PHP memang bisa mengakomodasi banyak fungsi dalam suatu proyek pembuatan aplikasi web.

Penggunaan PHP untuk Membuat Aplikasi Web

Sintaks dasar pada bahasa pemrograman PHP dibuka dengan <?php dan ditutup dengan ?>.

Saat menuliskan kode PHP, Anda harus memperhatikan betul huruf kapital. Bahasa pemrograman ini bersifat case sensitive. Jadi, penulisan huruf kapital dan huruf kecil pada sintaks, akan mempengaruhi outputnya.

Pada proyek pembuatan aplikasi web, penggunaan PHP code akan dikombinasikan dengan bahasa pemrograman lain seperti HTML, CSS, dan Java Script. 

Jadi, selain mempelajari PHP, Anda juga perlu mempelajari HTML, CSS dan Java Script supaya bisa membuat aplikasi web secara utuh.

Setelah menuliskan kode, Anda harus menyimpan file tersebut dengan ekstensi  .php supaya server bisa mengidentifikasinya.

Dalam pembuatan suatu aplikasi web menggunakan PHP, ada 2 metode yang bisa Anda gunakan yaitu: PHP Native & PHP Framework

1. PHP Native

Metode ini menuntut Anda membuat seluruh kode dari 0. Jadi Anda akan menggunakan kombinasi kode PHP, HTML, CSS dan Javascript untuk membuat suatu web dari awal, sendirian.

Pada metode ini, Anda akan menentukan sendiri setiap fungsi, variebel dan alur program.

Jika Anda ingin membuat suatu proyek aplikasi web dengan skala yang besar, metode ini tidak direkomendasikan. Metode ini juga akan susah jika proyek harus dikerjakan secara tim.

Meski demikian, Anda tetap perlu melakukan metode ini sebagai pemula. PHP Native adalah skill basic untuk bisa menguasai pemrograman web secara utuh. Sebagai permulaan, Anda bisa menggunakan metode ini untuk belajar membuat proyek web yang tidak terlalu kompleks.

2. PHP Framework

PHP Framework adalah susunan kerangka program berbasis bahasa pemrograman PHP. Kerangka program tersebut dapat membantu developer/programmer aplikasi web untuk meringankan pekerjaannya.

Terdapat sejumlah modul dalam kerangka program tersebut. Dokumentasi librarynya juga lengkap. Hal itulah yang memudahkan developer/programmer dalam menuliskan kode sehingga bisa bekerja lebih efektif dan cepat.

Framework menerapkan suatu Design Patterns. Hal tersebut akan memudahkan proses perancangan, pengembangan dan juga pemeliharaan sistem aplikasi.

Cara pengkodean yang sama dan konsisten akan memudahkan developer/programmer menjalankan proyek secara tim. Dengan demikian, pengerjaan proyek bisa lebih cepat dan biayanya juga lebih efisien.

Aplikasi web yang dibangun dengan framework juga akan lebih stabil dan handal. Tidak hanya performanya yang handal, sistem keamanannya juga lebih terjamin.

BACA:  Apa saja Perbedaan MySQL & MySQLi? Mari Selidiki!

PHP Framework juga menyediakan sejumlah fitur yang bisa mengakomodasi kebutuhan desain fitur aplikasi web yang kompleks.

Pada proyek berskala besar, umumnya akan menggunakan PHP Framework. Laravel merupakan PHP Framework yang saat ini cukup populer digunakan oleh sejumlah perusahaan.

PHP: Pemrograman Dasar Menuju Web Developer Handal

Jika Anda baru ingin mulai belajar pemrograman web, mempelajari PHP merupakan keputusan yang paling bijak. 

PHP merupakan bahasa pemrograman web yang paling mudah dipelajari oleh pemula. Dukungan komunitas yang besar akan memudahkan Anda belajar bahasa pemrograman ini dari dasar sampai mahir meggunakan berbagai sumber di internet.

PHP merupakan bahasa pemrograman yang sangat handal secara performa. Selain itu, programmer akan dimudahkan karena ditunjang sejumlah kelebihan PHP seperti: sifatnya yang open source jadi bisa digunakan secara gratis, kompatibel di berbagai server, bisa beroperasi di berbagai OS, kompatibel dengan berbagai jenis database, dll.

PHP merupakan bahasa pemrograman server-side dengan berbagai fungsi untuk pengembangan aplikasi web. Dengan PHP, aplikasi web bisa beroperasi secara dinamis dan berjalan lebih kompleks.

PHP sangat populer. Cukup mudah untuk dipelajari pemula, tapi juga handal untuk memenuhi kebutuhan programmer profesional.

Jika nanti Anda sudah berhasil membuat website sendiri, jangan lupa gunakan layanan Jogjahost untuk hosting dan mendapatkan domain.

Jogjahost memiliki hosting dengan performa handal. Transfer datanya sangat cepat dan keamanannya terjamin. Anda juga bisa sewa domain dengan harga yang cukup bersahabat.

Tinggalkan komentar