{"id":933,"date":"2023-02-19T15:05:16","date_gmt":"2023-02-19T08:05:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/?p=933"},"modified":"2023-02-19T15:05:16","modified_gmt":"2023-02-19T08:05:16","slug":"apa-itu-ipv6","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/","title":{"rendered":"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-left kksr-valign-top\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;left&quot;,&quot;id&quot;:&quot;933&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;top&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;4&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;3.7&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;4&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;3.7\\\/5 - (4 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;24&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya&quot;,&quot;width&quot;:&quot;101.6&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 101.6px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 19.2px;\">\n            3.7\/5 - (4 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu IPv6 &amp; Mengapa itu Penting?<\/h2>\n\n\n\n<p>IPv6 adalah \u201c<em>Internet Protocol<\/em>\u201d atau IP versi terbaru. <em>Internet Protocol<\/em> atau IP sendiri merupakan <strong>standar komunikasi data<\/strong> untuk mengidentifikasi <strong>alamat<\/strong> suatu perangkat yang terhubung dengan jaringan internet.<\/p>\n\n\n\n<p>IPv4 merupakan IP versi sebelumnya. Skema pengalamatan pada versi ini masih 32-bit. Hal ini mampu menangani 4,3 miliar perangkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring bertumbuhnya jaringan internet, komputer, <em>smartphone<\/em>, hingga <em>Internet of Things<\/em>, kapasitas IPv4 pasti tidak akan cukup.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, pengembangan IP versi terbaru ini menjadi sangat penting untuk mengatasi kekurangan kapasitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga pada akhirnya, <em>Internet Engineering Task Force<\/em> (IETF) menciptakan versi terbaru dari IP pada tahun 1998. Versi terbaru ini memiliki kapasitas pengalamatan 128 bit yang mampu menampung lebih dari 340 triliun perangkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Harapannya, hal ini bisa menampung seluruh kebutuhan pengalamatan perangkat di jaringan internet hingga berpuluh-puluh tahun lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, penerapan IPv6 relatif lambat. <a href=\"https:\/\/www.google.com\/intl\/en\/ipv6\/statistics.html#tab=ipv6-adoption\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Google mencatat<\/a> bahwa penerapan IPv6 di seluruh dunia baru mendekati 35% hingga 2021 ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"890\" height=\"547\" src=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-108.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-935\" srcset=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-108.png 890w, https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-108-300x184.png 300w, https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-108-768x472.png 768w\" sizes=\"(max-width: 890px) 100vw, 890px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Seperti Apa Alamat IPv6<\/h2>\n\n\n\n<p>Selama ini Anda pasti mengenal IPv6 yang struktur alamatnya menggunakan 4 blok angka numerik. Contohnya adalah alamat IP Google.com yaitu <strong>172.217.10.14<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan alamat dari jenis IP yang satu ini tampak lebih kompleks.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini terbagi menjadi dua bagian:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>64 bit pertama, ditetapkan untuk jaringan pelanggan (situs pengguna).<\/li><li>64 bit kedua, merupakan pengenal <em>host<\/em>, di-<em>generate<\/em> secara otomatis dari antarmuka alamat <em>Media Access Control<\/em> (MAC)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em>Header<\/em> IPv6 lah yang membuat sistem ini begitu ajaib. IPv6 Header adalah satu <em>Fixed Header<\/em> dan nol, atau beberapa <em>Extension Headers<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk penulisannya terbagi dalam 8 blok, terpisah dengan tanda titik dua (:). Pada tiap blok berisi 4 digit heksadesimal. Alamat IPv6 ditulis sebagai delapan grup dengan empat digit heksadesimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah sebagai berikut: <strong>2004: 0cb8: 82a3: 08d3: 1319: 8a2e: 0370: 7334.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada satu atau beberapa blok yang hanya berisi nol, angka tersebut akan diwakili dengan 2 tanda titik dua berdampingan (::).<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh penulisannya adalah <strong>2001: db3 :: 1228: 54ab.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan IPv6 vs IPv4<\/h2>\n\n\n\n<p>Perbedaan utama antara IPv6 vs IPv4 bisa Anda identifikasi dari sisi kapasitas alamat dan konfigurasi jaringan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u279c Kapasitas Alamat&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Sejak inisiasi awalnya saja, versi terbaru dari IPv4 tersebut sudah direncanakan untuk menampung permintaan alamat IP yang terus meningkat. Artinya, kapasitas alamat IPv6 tentu saja jauh lebih besar daripada IPv4.<\/p>\n\n\n\n<p>Di atas kami sudah menyinggung bahwa perbaikan layanan IPv6 akan bisa menampung hingga 34 triliun alamat IP. Untuk jumlah pastinya adalah 2<sup>128<\/sup>=3,4 x 10<sup>38<\/sup>. Ini adalah peningkatan yang sangat besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda pasti penasaran, kira-kira seberapa besar skala IPv6? Situs 6connect.com membuat visualisasi tentang hal ini. Anda bisa melihatnya di video berikut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"The Truly Massive Scale of IPv6 Visualized\" width=\"1200\" height=\"675\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/7LZfbqYSWdY?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Dengan skala seperti itu, ibaratnya Anda bisa memberikan 45 triliun alamat <em>Internet Protocol version 6<\/em> unik untuk setiap butir pasir yang ada di planet ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Perluasan kapasitas ini karena perpanjangan alamat jaringannya yang 128 bit. IPv4 bahkan hanya berkapasitas seperempatnya yaitu 32 bit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan perluasan kapasitas semacam ini, permintaan alamat IP untuk beberapa puluh generasi setelah kita akan tetap aman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u279c Konfigurasi Jaringan<\/h3>\n\n\n\n<p>Teknologi dan praktik konfigurasi jaringan adalah perbedaan penting lainnya dari IPv4 dan IPv6.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada IPv4, setiap perangkat berbasis komputer menggunakan <em>Dynamic Host Configuration Protocol<\/em> (<a href=\"http:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Dynamic_Host_Configuration_Protocol\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">DHCP<\/a>)&nbsp; sebagai sistem standar untuk mencari akses online melalui <em>Local Area Network<\/em> (LAN).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh penerapannya yaitu pada jaringan internet rumahan. <em>Router<\/em> yang berperan sebagai<em> server<\/em> DHCP akan mengelola tiap informasi IP untuk LAN.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>PC yang butuh akses internet akan meminta data IP dari <em>router<\/em>. <em>Router<\/em> akan melacak informasi IP dalam tabel DHCP terbatas. Kemudian baru bisa mengalokasikannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, versi terkini <em>internet protocol<\/em> yang memiliki kapasitas luas bisa memberikan akses internet dengan lebih cepat dan efisien.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap perangkat bisa mencari akses internet sendiri dan mengkonfigurasinya secara otomatis melalui proses <em>Stateless Address Auto-configuration<\/em> (SLAAC). Dengan kata lain, perangkat komputer tidak butuh dukungan server DHCP untuk mengkonfigurasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui perbedaan lainnya, Anda bisa melihat tabel berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"889\" src=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-107-1024x889.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-934\" srcset=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-107-1024x889.png 1024w, https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-107-300x261.png 300w, https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-107-768x667.png 768w, https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/image-107.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Sumber: phoenixnap.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan IPv6<\/h2>\n\n\n\n<p>Selain bisa menampung <em>request<\/em> alamat IP yang lebih besar, IPv6 memiliki beberapa kelebihan yang bisa Anda rasakan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Transfer data lebih cepat karena tidak bergantung dengan NAT (Network-Address Translation). Hal ini juga akan membuat koneksi pada perangkat <em>mobile<\/em> lebih cepat.<\/li><li><em>Routing table<\/em> lebih sedikit jadi bisa lebih efektif.<\/li><li>Pertukaran data lebih aman dengan adanya kemampuan enkripsi.<\/li><li>Adanya dukungan <em>multicast<\/em> membuat <em>bandwidth<\/em> lebih hemat.<\/li><li>Adanya SLAAC yang membuat konfigurasi lebih mudah.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tantangan Penerapan IPv6<\/h2>\n\n\n\n<p>Di atas kami sudah menyinggung bahwa penerapan versi keenam dari IP relatif lambat. Hal tersebut bukannya tanpa alasan. Untuk menerapkannya ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u279c Ketidakcocokan IPv6-IPv4<\/h3>\n\n\n\n<p>Protokol baru tidak kompatibel dengan IPv4.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, jaringan IT harus memberikan dukungan simultan untuk IPv4 dan IPv6 hingga proses migrasi di seluruh dunia selesai.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, proses ini butuh waktu yang sangat lama.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal yang krusial dari migrasi IP mengharuskan departemen IT lebih mengandalkan mekanisme <em>dual stack<\/em>, mekanisme penerjemahan dan <em>tunneling<\/em> supaya bisa menggunakan aset IPv4 pada protokol IP versi terbaru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u279c Biaya dan Sumber Daya<\/h3>\n\n\n\n<p>Penyebaran IPv6 memaksa perusahaan menggunakan sumber daya tambahan untuk bisa mengoperasikan jaringan ganda IPv4 dan IPv6.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, tidak semua perusahaan mampu menanggung hal ini. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi di tahun-tahun sebelumnya, dukungan <em>vendor<\/em> jadi salah satu masalah. Tapi sekarang ini <em>vendor<\/em> perangkat keras dan perangkat lunak sudah mulai mendukung kompatibilitas pada IPv6.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, masih ada banyak produk atau layanan lawas yang hanya kompatibel dengan IPv4. Selain itu, perusahaan belum bisa sepenuhnya lepas dari penggunaan produk lawas tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga produk lawas itu sepenuhnya diganti, perusahaan butuh sumber daya tambahan seperti&nbsp; <em>Network Automation tools<\/em>, <em>IP Address Management software<\/em>, dan <em>peering solutions<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber daya inilah yang akan membantu perusahaan menerapkan protokol baru ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\u279c Pelatihan dan <em>Internal Support<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menerapkan IPv6, perusahaan juga butuh pelatihan yang cukup. Selain itu, perusahaan juga butuh penerapan kebijakan dan prosedur baru. Hal ini untuk mendorong migrasi IPv6 bisa segera terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, tidak semua perusahaan mampu membuat perencanaan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Para staf departemen IT juga harus dibekali dengan <em>best practice<\/em> pengelolaan aset IPv4 dan IPv6. Hal ini akan membutuhkan dedikasi beberapa jam dan banyak sumber untuk mempelajari perangkat baru yang siap dengan IPv6.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>IPv6: Sistem untuk Masa Depan yang Belum Lazim<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>IPv6 merupakan <em>internet protocol<\/em> versi terbaru yang bisa menampung alamat IP dalam jumlah besar. Bahkan bisa lebih dari 34 triliun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini diproyeksikan untuk menunjang permintaan alamat IP yang akan terus meningkat di masa depan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meski sudah tercipta sejak 1998, sistem ini belum terlalu lazim. Penerapannya di seluruh dunia masih 35%. Masih ada banyak tantangan untuk bisa sepenuhnya migrasi ke IPv6.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/ip-address-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa itu IP Address? Memahami Konsep dan Mengenali Jenisnya<\/a><\/li><\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu IPv6 &amp; Mengapa itu Penting? IPv6 adalah \u201cInternet Protocol\u201d atau IP versi terbaru. Internet Protocol atau IP sendiri merupakan standar komunikasi data untuk mengidentifikasi alamat suatu perangkat yang terhubung dengan jaringan internet. IPv4 merupakan IP versi sebelumnya. Skema pengalamatan pada versi ini masih 32-bit. Hal ini mampu menangani 4,3 miliar perangkat. Seiring bertumbuhnya &#8230; <a title=\"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/\" aria-label=\"Read more about Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":978,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[238],"tags":[],"class_list":["post-933","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-security"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu IPv6? IPv6 adalah Internet Protocol versi terbaru dengan kapasitas besar, transfer data lebih cepat, pertukaran data lebih aman, dll.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu IPv6? IPv6 adalah Internet Protocol versi terbaru dengan kapasitas besar, transfer data lebih cepat, pertukaran data lebih aman, dll.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Jogjahost Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/hostingindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-19T08:05:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Apa-itu-IPv6.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jho\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jho\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Jho\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c992b57236db3af7c9b4981c748892\"},\"headline\":\"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2023-02-19T08:05:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/\"},\"wordCount\":1050,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/02\\\/Apa-itu-IPv6.png\",\"articleSection\":[\"Security\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/\",\"name\":\"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/02\\\/Apa-itu-IPv6.png\",\"datePublished\":\"2023-02-19T08:05:16+00:00\",\"description\":\"Apa itu IPv6? IPv6 adalah Internet Protocol versi terbaru dengan kapasitas besar, transfer data lebih cepat, pertukaran data lebih aman, dll.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/02\\\/Apa-itu-IPv6.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/02\\\/Apa-itu-IPv6.png\",\"width\":800,\"height\":400,\"caption\":\"Apa itu IPv6\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/apa-itu-ipv6\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Security\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/category\\\/security\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Jogjahost Blog\",\"description\":\"Official\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Jogjahost\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/Jogjahost-Logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/11\\\/Jogjahost-Logo.png\",\"width\":200,\"height\":63,\"caption\":\"Jogjahost\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/hostingindonesia\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/ptjogjahost\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCNjzg7FZMoDlHQRvztXTZQA\\\/featured\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f7c992b57236db3af7c9b4981c748892\",\"name\":\"Jho\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1a940f9df7d6eb39176ff487c642337071de767315e1b2ceed9d358ddd0d5207?s=96&d=blank&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1a940f9df7d6eb39176ff487c642337071de767315e1b2ceed9d358ddd0d5207?s=96&d=blank&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1a940f9df7d6eb39176ff487c642337071de767315e1b2ceed9d358ddd0d5207?s=96&d=blank&r=g\",\"caption\":\"Jho\"},\"description\":\"Saya akan berbagi tulisan tentang definisi apapun yang berkaitan dengan dunia hosting, domain dan website.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.jogjahost.co.id\\\/blog\\\/author\\\/jho\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya","description":"Apa itu IPv6? IPv6 adalah Internet Protocol versi terbaru dengan kapasitas besar, transfer data lebih cepat, pertukaran data lebih aman, dll.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya","og_description":"Apa itu IPv6? IPv6 adalah Internet Protocol versi terbaru dengan kapasitas besar, transfer data lebih cepat, pertukaran data lebih aman, dll.","og_url":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/","og_site_name":"Jogjahost Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/hostingindonesia","article_published_time":"2023-02-19T08:05:16+00:00","og_image":[{"width":800,"height":400,"url":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Apa-itu-IPv6.png","type":"image\/png"}],"author":"Jho","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Jho","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/"},"author":{"name":"Jho","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f7c992b57236db3af7c9b4981c748892"},"headline":"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya","datePublished":"2023-02-19T08:05:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/"},"wordCount":1050,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Apa-itu-IPv6.png","articleSection":["Security"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/","url":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/","name":"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Apa-itu-IPv6.png","datePublished":"2023-02-19T08:05:16+00:00","description":"Apa itu IPv6? IPv6 adalah Internet Protocol versi terbaru dengan kapasitas besar, transfer data lebih cepat, pertukaran data lebih aman, dll.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Apa-itu-IPv6.png","contentUrl":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/Apa-itu-IPv6.png","width":800,"height":400,"caption":"Apa itu IPv6"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/apa-itu-ipv6\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Security","item":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/category\/security\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Apa itu IPv6? Perbedaan dengan IPv4, Kelebihan, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/","name":"Jogjahost Blog","description":"Official","publisher":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#organization","name":"Jogjahost","url":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Jogjahost-Logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Jogjahost-Logo.png","width":200,"height":63,"caption":"Jogjahost"},"image":{"@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/hostingindonesia","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/ptjogjahost\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCNjzg7FZMoDlHQRvztXTZQA\/featured"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/f7c992b57236db3af7c9b4981c748892","name":"Jho","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a940f9df7d6eb39176ff487c642337071de767315e1b2ceed9d358ddd0d5207?s=96&d=blank&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a940f9df7d6eb39176ff487c642337071de767315e1b2ceed9d358ddd0d5207?s=96&d=blank&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1a940f9df7d6eb39176ff487c642337071de767315e1b2ceed9d358ddd0d5207?s=96&d=blank&r=g","caption":"Jho"},"description":"Saya akan berbagi tulisan tentang definisi apapun yang berkaitan dengan dunia hosting, domain dan website.","url":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/author\/jho\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/933","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=933"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/933\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1052,"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/933\/revisions\/1052"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jogjahost.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}