Home Support

Ingin Tahu Cara Kerja cPanel Hosting? Simak Wacana Berikut Ini

Membuat website akan menjadi mudah dan menyenangkan jika sudah mengenal sebuah control panel. Para pengguna hosting pasti sudah tahu akan fungsi dan manfaat tools yang satu ini. Hanya saja bagi Anda yang baru saja terjun dalam dunia hosting atau website tentu akan bertanya, bagaimana cara penggunaan alat ini.

Nah, guna mengatasi hal tersebut, pada kesempatan ini Jogjahost akan membahas “cara kerja cpanel hosting” secara keseluruhan.

Mengenal cPanel

Sebelum masuk ke bagian pembahasan, akan lebih baik jika kita mengenal terlebih dahulu apa itu cPanel. Biasanya, cPanel terdapat pada web hosting. Fitur ini sebenarnya terpisah, hanya saja untuk layanan share hosting saat ini sudah ada cPanel. Sebenarnya nama cPanel dalah merk dagang dari produk control panel. Daya tarik cPanel ini mampu menghipnotis banyak orang untuk menggunakan layanan share hosting. Mengapa? Karena dengan menggunakan cPanel ini segala aktifitas menjadi mudah dan cepat.

cPanel memberi layanan user interface untuk membantu melakukan hal-hal dalam mengelola website. Tanpa memiliki user interface ini, kita memerlukan pengetahuan programming untuk mengelola website. Dengan kata lain, kita tidak butuh bisa koding untuk membuat sebuah website, cukup dengan cPanel ini.

Secara singkat, cPanel membantu membuat web server menjadi lebih human friendly sehingga bisa mengelola website tanpa perlu pengetahuan coding yang advance.

Kegunaan cPanel

Dengan menggunakan cPanel kita bisa melakukan beberapa fungsi berikut ini:

  1. Membantu menginstal software Banyak software yang bisa di instal melalui cPanel ini. Sebagai contoh, ada WordPress, Joomla, Drupal, dan PrestaShop. Beragam software tersebut bisa Anda gunakan untuk beragam kebutuhan seperti toko online, web berita atau komunitas.

  2. Menambahkan nama domain dan subdomains ke akun hosting Kemudahan berikutnya yang bisa Anda manfaatkan dari cPanel ini yakni, bisa menambah domain dan subdomain sesuai dengan kuota yang diberikan oleh layanan. Tentu saja banyaknya domain dan subdomain ini ditentukan oleh harga yang sudah Anda bayarkan. Biasanya ada keterangan pada produk sebelum Anda membelinya.

  3. Upload files langsung ke servernya Hal yang tidak akan kalah menariknya, cPanel ini sangat memberikan kemudahan tanpa batas. Anda dapat langsung upload beragam file yang tersimpan dalam server.

  4. Mengelola akun FTP untuk mengupload file melalui FTP Dengan adanya FTP ini Anda dapat mengupload file lebih mudah dan cepat. Hanya tinggal atur dan sesuaikan dengan kebutuhan. Bahkan ada timer juga yang bisa diatur sesuai jadwal. Jadi, Anda bisa konsisten upload file lebih mudah.

  5. Membuat dan mengelola database untuk menyimpan konten Secara tidak langsung database yang ada pada hosting akan otomatis menyimpan konten dengan baik. Apabila ada virus atau malware yang meresahkan maka database Anda tetap aman.

  6. Memperkuat security dengan beberapa cara yang berbeda Hosting dan cPanel pada website bisa memperkuat keamanan yang akan melindungi database dengan cukup baik. Anda hanya perlu menyeting beberapa keamanan yang perlu ditambah dan yang tidak perlu pada cPanel. Dalam alat ini juga ada tambahan plugin yang bisa memperkuat keamanan lebih dalam lagi. Pastikan Anda menggunakan layanan cPanel ini secara maksimal sehingga website bisa lebih aman.

  7. Mendiagnosa isu yang ada pada komputer Anda Apabila terdapat isu atau file berbahaya maka cPanel ini akan mudah mengenali sebelum terjangkit. Artinya, layanan ini akan menghentikan segala hal yang berkaitan dengan isu yang akan merusak database atau website Anda. Keberadaan cPanel ini bisa menyesuaikan dengan kebutuhan sehingga Anda dapat mengatur sesuka hati.

Cara Akses cPanel

Apabila Anda sudah membeli paket hosting maka provider akan mengirim detail akun cPanel dengan sebuah welcome email. Atau dengan login ke member area terlebi dahulu. Biasanya waktu menunggu cPanel bisa di akses setelah ada konfirmasi pembayaran.

Cara lain bisa langsung akses ke cPanel dengan menggunakan protocol HTTP. Ketik saja nama domain Anda kemudian beri tanda slash (/) cpanel. Misalnya website Anda http://domainanda.com/, maka tambahkan /cpanel di belakangnya menjadi http://domainanda.com/cpanel. Maka secara otomatis, halaman tersebut akan redirect ke halaman :2082 untuk http sedangkan :2083 untuk https.

Apabila sudah muncul logo cPanel seperti gambar dibawah ini maka silakan saja masukkan username dan password yang sudah diberikan oleh provider hosting Anda.

Sebelum kita mulai menggunakan cPanel, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu cPanel tidak memiliki hanya satu desain interface yang sama. Desain interface sebuah cPanel biasa bergantung pada hosting yang Anda gunakan. Oleh karena itu, jangan bingung jika tampilan cPanel pada artikel ini mungkin berbeda dengan cPanel yang Anda akses.

Selanjutnya Anda tinggal menyesuaikan beberapa kegiatan yang akan dilakukan, mulai dari pasang software hingga perawatan cPanel. Berikut ini ada beberapa contoh singkat mengenai cara penggunaan cPanel ini.

1. Cara Install Software

Masuk ke cPanel artinya Anda dapat berselancar melakukan apa saja dengan mudah, salah satunya install software yang ada pada softaculous. Biasanya, softaculous ini terletak pada bagian paling bawah.

cpanel

Pilih software yang hendak dipakai kemudian klik dan ikuti langkah selanjutnya. Biasanya, pada bagian ini sudah ada petunjuk khusus yang mudah untuk diikuti.

2. Cara Menambah Domain dan Subdomain

Untuk menambah domain bisa disesuaikan dengan paket hosting yang digunakan. Biasanya ada layanan add-on-domain yang bisa digunakan, namun ada juga yang tidak menyertakan layanan ini. Silakan saja klik layanan ini jika memang ingin menggunakan.

add on domain di cpanel

Biasanya, pada hosting sudah ada bawaan domain yang sudah digunakan. Untuk mengatur domain yang sudah dijadikan satu dengan hosting maka silakan saja klik domain.

add on domain di cpanel

Kemudian jika ingin menambah subdomain tinggal klik subdomain yang ada pada layanan. Subdomain ini bisa digunakan untuk memperbesar domain dan mengatur berbagai fungsi dari tiap domain. Misalnya nama domain jogjahost.com kemudian diberi tambahan subdomain blog jadinya blog.jogjahost.com

3. Cara Upload File

Biasanya, untuk upload ini bisa menggunakan dua cara.

1. File Manager
Adapun kinerja file manager ini untuk mengupload file langsung ke browser. Dengan file manager ini bisa dikatakan lebih mudah dan singkat dibanding cara kedua karena harus menggunakan program lain untuk mendukung akses. Apabila ingin mengupload beberapa file secara bersamaan maka penggunaan file manager akan lebih tepat.

upload dengan file manager

2. FTP Accounts
Alat ini dapat menghubungkan Anda dengan server web Anda melalui sebuah program yang disebut dengan FTP Program. Biasanya, FTP accounts ini digunakan untuk upload file yang agak besar.

upload dengan file manager

Simpulan

Dari pemaparan tersebut dapat dikatakan bahwa sebuah cPanel dapat memudahkan pengelolaan website menjadi lebih efektif.

Related Tutorial:

Ingin dapat Hosting Paling Murah, Untung Berlipat?

Dapatkan layanan Unlimited SSD Storage, Unlimited Bandwidth, Unlimited Database, Unlimited Website, Litespeed Webserver dan Imunify360

Pesan Sekarang