Home Support

Perbedaan Shared Hosting,VPS dan Dedicated Server

vps shared-hosting dedicated-server

Pembukaan

Halo, selamat datang di JogjaHost!
Pada kesempatan kali ini kita akan berdiskusi terkait dengan perbedaan antara Share Hosting, VPS dan Dedicated Server. Perlu diketahui bahwa walaupun tampak sama, pelayanan dan sistem kerja pada Share Hosting, VPS dan Dedicated Server memiliki perbedaan yang fundamental yang sangat perlu diketahui oleh Anda para penggiat web hosting. Pada kesempatan kali, Kita akan belajar dan menganalisa tentang perbedaan dari pada Share Hosting, VPS dengan Dedicated Server.
Mempelajari dan memahami perbedaan dari Share Hosting, VPS dan Dedicated merupakan hal yang sangat penting bagi Anda yang ingin menggeluti dunia web hosting. Tanpa pengetahuan tersebut Anda akan mendapatkan kesulitan untuk memilih spesifikasi yang baik dan benar untuk membangun sistem website. Bayangkan saja, jika yang sedang Anda butuhkan saat ini adalah sebuah sistem website kecil seperti Blog tetapi Anda malah memilih untuk memesan layanan Dedicated Server yang mahal, tentu saja hal itu sangat merugikan, bukan? Dalam kasus ini, karena sumber daya yang dibutuhkan sangat minimimal hal yang seharusnya dilakukan ketika Anda menginginkan untuk membangun website berbasis Blog adalah memesan layanan Shared hosting. Karena memang Shared Hosting merupakan layanan hosting dengan sumber daya yang minimalis atau murah meriah.
Berikutnya Kita akan mempelajari perbedaan antara Shared Hosting,VPS dan Dedicated Server berdasarkan definisi, pelayanan, sumber daya dan biaya.

Definisi


Secara definisi, Dedicated Server merupakan layanan penyewaan server secara utuh yang diletakan pada data center tanpa berbagi (shared) dengan pengguna lain sebagaimana pada layanan shared hosting (hosting regular). Sedangkan untuk Share Hosting merupakan layanan hosting yang digunakan secara bersama-sama (shared) oleh pengguna lain. Lain halnya dengan VPS, VPS merupakan sebuah teknologi dari perangkat lunak yang memungkinkan pembagian sumber daya ke dalam virtual mesin pada server. Tiap – tiap virtual server akan mempunyai sistem operasi yang berjalan secara mandiri. VPS menyediakan akses penuh terhadap user root, setiap VPS mempunyai konfigurasi yang bisa diatur layaknya pada server fisik atau pada dedicated server.

Pelayanan

Jika Anda memilih untuk berlangganan Share Hosting atau biasa disebut dengan web hosting saja, maka yang terjadi adalah sebuah sebuah server akan dipakai secara bersama-sama dan pelanggan yang lain. Semua website pelanggan berjalan dan beroperasi di sebuah sistem operasi dan control panel yang sama. Sebuah server bisa dipakai bersama-sama oleh raturan hingga ribuan website.

Namun akhir-akhir ini sudah ada sistem operasi komersial bernama CloudLinux yang memungkinkan pembatasan sumber daya untuk setiap user. Dibatasi berapa konsumsi CPU dan Memory maksimal yang diperkenankan. Ketika sudah menyentuh batas maka website user tersebut tidak bisa diakses, sementara user yang lain tetap aman tidak terpengaruh.

Jika diibaratkan sebuah rumah, maka shared hosting bisa digambarkan sebagai sebuah rumah tanpa kamar dimana semua penghuni akan beraktifitas di ruangan yang sama, memakai kamar mandi yang sama, menjemur baju di jemuran yang sama dan menerima tamunya masing-masing di ruangan yang sama. Ketika ada seorang penghuni yang hobi berisik, maka penghuni yang lain bisa tertanggu.

Jika Anda berlangganan VPS, maka seolah-olah Anda memiliki sebuah server sendiri. Cara kerjanya, sebuah server seperti pada gambar di atas dibagi-bagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan resources atau sumber daya yang dimilikinya sehingga setiap bagian bisa menjalankan sistem operasi sendiri-sendiri.

Jika Anda berlangganan dedicated server, maka sebuah server fisik akan digunakan oleh Anda sendiri sehingga Anda bisa menginstall sistem operasi dan kontrol panel serta melakukan pengaturan-pengaturan secara penuh terhadap server tersebut.

Sumber Daya

Berbicara terkait dengan sumber daya, jika Anda berlangganan menggunakan layanan shared hosting maka sumber daya yang dimiliki oleh server tersebut akan dinikmati bersama-sama antara Anda sendiri dengan pelanggan yang lain. Alhasil adalah ketika terdapat pelanggan yang kurang baik (rakus) dalam memakan resources, maka pelanggan yang lain otomatis akan terganggu.

Berbeda halnya jika Anda menggunakan VPS, pada VPS server bisa dibagi menjadi puluhan VPS. Sistem pembagian tersebut biasa disebut dengan sistem virtualisasi. Ada 2 jenis virtualisasi, yaitu virtualisasi berbasis operating system dan virtualisasi berbasis hardware. Pada hakikatnya, sumber daya yang dimiliki oleh VPS hampir sama dengan yang dimiliki oleh pelayanan Shared Hosting, namun demikian pada VPS memiliki keunggulan tersendiri. Yaitu, pada VPS kita bisa memiliki hak akses penuh di sistem operasi kita jadi seakan-akan kita memiliki server sendiri. Namun demikian, pada secara fisik VPS sama dengan Share Hosting yaitu sama-sama digunakan secara berjamaah.

Kita sudah berbicara tentang sumber daya dari pelayanan Shared Hosting dan VPS. Maka selanjutnya kita akan membahas sumber daya dari Dedicated Server. Jika diibaratkan sebuah rumah, maka dedicated server ibarat sebuah rumah yang ditempati oleh satu keluarga saja. Maka keluarga tersebut bebas mau mengecat rumahnya warna apa, bebas memasang wall-paper, bebas menerima tamu jam berapapun dan kebebasan-kebebasan lain layaknya tinggal di rumah sendiri. Namun demikian sebuah rumah tetaplah berada di dalam kompleks perumahan. Maka keluarga tersebut tetaplah tidak boleh membuat kegaduhan yang bisa mengganggu penghuni kompleks yang lain.

Biaya

Berbicara tentang biaya ketiga jenis hosting yang telah Kita diskusikan tadi memiliki kisaran biaya pemakaian yang berbeda. Pada kasus penggunaan layanan Shared Hosting karena layanan yang ditawarkan adalah minimal maka tentu saja biaya yang dikenakan adalah relative kecil. Layanan Shared Hosting sangat cocok bagi Anda yang memiliki usaha kecil atau aktivitas Blogging.

Berbeda dengan Layanan Shared Hosting, layanan VPS relative lebih mahal dari pada layanan Shared Hosting. Namun layanan VPS memiliki kelebihan dibandingkan dengan layanan Shared Hosting, di antaranya adalah pada layanan VPS Anda bisa melakukan Sistem Operasi yang ingin digunakan pada sistem website Anda.

Layanan Dedicated Server adalah layanan yang paling mahal di antara ke-2 layanan yang telah disebutkan di atas. Layanan Dedicated Server diakolasikan untuk Anda yang ingin membuka bisnis dengan skala besar. Dengan layanan Dedicated Server Anda seakan-akan memiliki server sendiri di data center yang telah disediakan oleh provider.

Kesimpulan

Sekali lagi Kami mengingatkan akan pentingnya pemilihan layanan untuk sistem web hosting Anda. Karena pemilihan yang bijak tentu saja akan berdampak sangat positif bagi keberlangsungan bisnis Anda.


Related Tutorial:

Ingin dapat Hosting Paling Murah, Untung Berlipat?

Dapatkan layanan Unlimited SSD Storage, Unlimited Bandwidth, Unlimited Database, Unlimited Website, Litespeed Webserver dan Imunify360

Pesan Sekarang