Home Support

Cara Deploy Aplikasi NodeJS di cPanel

Node.js merupakan server-side JavaScript atau dengan kata lain merupakan bahasa pemrograman Javascript dan bergerak di sisi server (server side). Sistem opersi seperti WIndows, Linux, maupun Mac OS dapat menjalankan Node.js. Fungsi lain dari Node.js pada suatu website yaitu tidak perlu melakukan koding dari dua sisi, hanya menggunakan Javascript dengan Javascript website dapat bekerja dari sisi client (client side) maupun sisi server (server side).

Node.js merupakan server-side JavaScript atau dengan kata lain merupakan bahasa pemrograman Javascript dan bergerak di sisi server (server side). Sistem opersi seperti WIndows, Linux, maupun Mac OS dapat menjalankan Node.js. Fungsi lain dari Node.js pada suatu website yaitu tidak perlu melakukan koding dari dua sisi, hanya menggunakan Javascript dengan Javascript website dapat bekerja dari sisi client (client side) maupun sisi server (server side).

Sebenarnya apa sih perbedaan Node.js dan javaScript? Node.js dan JavaScript hampir tidak ada perbedaan. Tapi yang membuat Node.js istimewa adalah adanya kumpulan API. Pada Browser, terdapat API DOM/ Web yang terbuka untuk membantu berinteraski dengan UI dan dapat mengakses Hardware sampai batas tertentu.

Keunggulan Node.js

a. Mudah dipelajari

Salah satu bahasa pemrogrman terpopuler untuk pengembangan front-end disebut javascript sedangkan untuk back-end akan lebih mudah jika menggunakan Node.js

b. Lebih Memiliki Kebebasan

Jika dibandingkan dengan Ruby on Rails yang memiliki peraturan dan pedoman dalam pengembangan perangkat lunak, Node.js memberikan lebih banyak ruang untuk kebebasan, semua dibangun dari nol.

c. Mudah dan Effisien

Javascript digunakan untuk pengembangan dari sisi klien, sehingga perlu menggunakan bahasa pemrograman sisi server yang berbeda akibatnya adalah devs akan terpisah untuk back-end dan front-end. Adanya Node.js saat ini membuat fullstack Javascript menjadi kenyataan karena memungkinan untuk bisa menulis untuk front-end dan back-end pada aplikasi web JavaScript. Sehingga penerapan untuk aplikasi lebih mudah dan efisien.

d. Komunitas yang Aktif

Pengembangan Node.js saat ini sangat aktif dan dinamis karena terdapat banyak komunitas yang berkontribusi. Keunggulannya adalah kita dapat mengakses kode di Github.

e. Dapat Memproses Permintaan Bersama

Pada Node.Js terdapat sistem IN non-Blocing yang dapat memproses banyak sekali permintaan secara bersamaan. Penangan permintaan secara cepat sehingga tidak memakan sistem RAM yang banyak dan dapat meningkatkan skabilitas tinggi. Hal tersebut membuat Node.js lebih baik jika dibanding bahasa lain seperti Ruby atau Phython.

Cara Setting Node JS

Sebelum melakukan Setting Node.js terlebih dahulu Anda harus memiliki akses ke Hosting/ Server melalui SSH. Setelah itu jalankan service Node.js di Hosting melalui cPanel. dan selanjutnya ikuti step berikut:

1. Login cPanel Hosting

Login ke Cpanel sesuai dengan email yang telah dikirim.

Cara-Login-Cpanel.png

2. Memilih Setup NodeJS App di cPanel

Setelah itu akan langsung di arahkan ke dashboard cPanel Hosting. Setting Nodes.js cara nya adalah pilih menu Setup Node.js App di cPanel, caranya dengan ketik node.js pada kolom pencarian.

setup-nodejs.png

3. Membuat Aplikasi NodeJS

Node.js dapat membuay aplikasi seperti Ghost, ExpressJS, REactJS dan lainnta. Sebelum instal aplikasi tersebut, Kita harus membuat semacam tempat dengan Node.js berada di dalamnya. Cara adalah klik Create Application

create-application.png

4. Konfigurasi Aplikasi NodeJS

Melakukan konfigurasi Node,js Caranya:

  1. Pada bagian Node.js : isi dengan versi Node.js yang digunakan. Direkomendadikan untuk menggunakan Node.js versi 11.15.0 karena lebih stabil.
  2. Pada bagian Application Mode : silakan pilih mode Production.
  3. Pada bagian Aplicaton root : silakam tulis nama folder. Folder tersebut sebagai tempat aplikasi berbasis NodeJS.Tulis nama folder sesuai aplikasi yang dijalankan. Misalnya jika ingin melakukan instalasi Ghost, maka tulis folder dengan nama *ghost agar lebih mudah dingat.
  4. Pada bagian Application URL: silahkan pilih domain atau subdomain. Pastikan sudah tahu cara membuat subdomain.
  5. Pada bagian Application startup file: biarkan kosong Jika sudah melakukan konfigurasi , jangan lupa klik Create.

konfigurasi-nodejs.png

5. Setting Node.js di Hosting Berhasil

Setting NodeJS telah berhasil. Jangan lupa untuk menyalin/ mengcopy path yang ada. Path tersebut nantinya digunakan agar bisa masuk ke nodevenv atau virtual environment. Setelah itu, jangan lupa klik Save.

nodejs-berhasil.png

6. Upload File NodeJS

Silakan masuk ke direktori/ folder aplikasi. Anda bisa masuk ke folder aplikasi melalui File Manager ataupun melalui SSH. Kemudian lakukan upload file aplikasi ataupun membuat file nodejs sendiri. Setelah diupload, pastikan lakukan restart NodeJS terlebih dahulu dengan perintah berikut,

touch tmp/restart.txt

Kesimpulan

Adanya Node.js saat ini membuat fullstack Javascript menjadi kenyataan karena memungkinan untuk bisa menulis untuk front-end dan back-end pada aplikasi web JavaScript. Sehingga penerapan untuk aplikasi lebih mudah dan efisien. Pengembangan Node.js saat ini sangat aktif dan dinamis sehingga sekarang banyak sekali yang menggunakan node.js.

Ingin dapat Hosting Paling Murah, Untung Berlipat?

Dapatkan layanan Unlimited SSD Storage, Unlimited Bandwidth, Unlimited Database, Unlimited Website, Litespeed Webserver dan Imunify360

Pesan Sekarang