Apa itu SSL? Fungsi Utama & 3 Jenisnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print

Anda harus menerapkan SSL/TLS saat membuat web. Hal ini sudah jadi standar keamanan untuk sebuah web. 

SSL/TLS sangat dibutuhkan untuk melindungi data dari pencurian. Hal tersebut juga akan menunjang reputasi dan optimasi di mesin pencari.

Artikel ini akan mengulas SSL secara lengkap. Membahas definisi, cara kerja, fungsi, dan jenisnya.

Pengertian SSL/TLS

SSL adalah sebuah protokol yang akan mengamankan koneksi antara server web ke browser menggunakan teknologi enkripsi data. Dengan demikian setiap data sensitif yang melewati lalu lintas tersebut, bisa diamankan. 

SSL adalah singkatan untuk Secure Socket Layer. Sebenarnya protokol ini sudah tidak digunakan lagi. Standar keamanan jaringan internet secara global sudah menggunakan protokol TLS.

Lalu apa itu TLS? 

Sebenarnya TLS adalah pengembangan dari protokol SSL. Protokol TLS atau Transport Layer Security menerapkan teknologi keamanan yang lebih baik lagi. 

Hal ini sudah jadi standar global. Hampir semua web sudah menerapkan protokol ini untuk keamanannya.

Penyebutan SSL masih ada sampai sekarang karena istilah ini sudah terlalu menempel di benak orang-orang. Maka dari itu, terminologi umum yang digunakan untuk menyebutkan teknologi ini adalah SSL/TLS.

Setelah mengetahui pengertian SSL/TLS, Anda juga perlu tahu cara kerja teknologi ini.

Cara Kerja SSL/TLS

Anda membutuhkan SSL Certificate untuk menghadirkan koneksi aman. SSL Certificate ini akan di instal di server web. 

Sistem pengamanan yang digunakan oleh SSL Certificate disebut public key cryptography. Sistem kriptografi ini menggunakan 2 kunci untuk mendukung keamanannya, yaitu: private key dan public key.

Kedua kunci ini dibuat secara berpasangan saat Anda melakukan Certificate Signing Request (CSR).

Public key berada di domain publik. Kunci ini mengidentifikasi server Anda dan disebarkan secara luas ke publik. 

Public key akan bekerja sama dengan private key untuk mengenkripsi data yang Anda kirim, memverifikasi, dan tidak memastikan data tidak rusak saat pengiriman. 

Pihak yang memiliki akses public key bisa memverifikasi keaslian pesan Anda meski tidak memiliki private key.

Private key digunakan untuk menandatangani CSR secara digital. Kunci ini akan mengamankan dan memverifikasi koneksi menuju server Anda. 

Private key ini harus dijaga, jangan sampai ada pihak lain yang mengetahuinya.

Web yang sudah dipasang SSL Certificate bisa ditandai dengan logo gembok yang ada di sebelah kiri URL. Prefiks URL nya juga menggunakan https tidak lagi http. 

Di era ini, SSL/TLS sudah jadi hal yang wajib. Anda perlu menerapkan teknologi ini di web Anda.

Mengapa Harus Menggunakan SSL/TLS?

Ada beberapa fungsi SSL/TLS berikut beberapa diantaranya:

1.  Membuat Perlindungan pada Web

Salah satu fungsi SSL/TLS adalah memberi lapisan pengamanan pada web Anda. Lapisan keamanan ini akan membuat Web Anda lebih sulit ditembus oleh hacker jahat. Semua data penting yang disimpan dalam server web bisa terjaga aman.

BACA:  Apa itu Firewall? Cara Kerja & Jenisnya

2. Mencegah Pencurian Data

Koneksi antara website dan browser akan melewati sebuah jalur lalu lintas. Di jalur ini sangat rawan terjadi pencurian data. Hal ini sangat berbahaya jika data sensitif berhasil dicuri.

Dengan adanya SSL/TLS, data yang melintasi jalur tersebut akan dienkripsi dengan kode yang sulit dipecahkan. Jadi pihak ketiga tidak akan tahu apa isi data yang melintas.

Selain itu, protokol ini juga menjalankan peran untuk autentikasi. Hal ini untuk memastikan pengiriman data menuju server yang tepat.

3. Menunjang SEO

Google sudah mengutamakan website dengan SSL/TLS sejak tahun 2014.

Pada algoritma yang diperbarui di tahun tersebut, Google memasukan SSL/TLS sebagai salah satu matrik penilaian SEO. Situs yang mengaktifkan SSL/TLS akan mendapat peringkat lebih baik di mesin pencari.

Google bahkan menyarankan usernya untuk masuk ke website yang keamanannya terjamin dengan SSL/TLS.

4. Meningkatkan Reputasi Web

Google akan memberikan peringatan Not Secure untuk sebuah web yang masih menggunakan prefix HTTP. 

Pengunjung internet sekarang ini sudah mulai kritis. Mereka lebih sadar akan pentingnya keamanan data. Mereka akan memastikan keamanan suatu web sebelum mengaksesnya.

Saat web Anda sudah dipasang SSL/TLS, pengunjung web akan lebih percaya. Reputasi web Anda akan positif di mata pengunjung.

Itu dia beberapa fungsi sekaligus manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menerapkan SSL/TLS sebagai perlindungan pada web Anda.

Apakah SSL/TLS hanya satu jenis? Tentu saja tidak. Ada beberapa jenis SSL/TLS dan Anda bisa memilih sesuai kebutuhan.

Jenis SSL/TLS

Berikut ini adalah beberapa jenis SSL/TLS yang dikategorikan berdasarkan tingkat validasinya.

1. Domain Validated 

Untuk mendapatkan sertifikat SSL jenis ini, hanya dibutuhkan enkripsi dasar dan verifikasi kepemilikan domain. 

Jenis ini, tingkat keamanannya masih berada di level basic. 

Validasi domain adalah jenis SSL yang paling murah diantara lainnya. Hal ini bisa jadi pilihan bagi Anda yang sedang merintis web baru.

SSL jenis ini bisa Anda dapatkan hanya dalam hitungan menit. Paling lama dalam hitungan jam.

2. Organization Validated 

Sertifikat SSL ini validasinya sedikit lebih kompleks dibanding Domain Validated. 

Sebagai validasi dibutuhkan enkripsi dasar, verifikasi kepemilikan domain, dan otentifikasi rincian identitas pemilik domain. 

Jenis ini biasanya digunakan untuk web perusahaan. 

Waktu validasinya lebih lama dari domain validated. Bisa dalam hitungan jam hingga hari.

3. Extended Validated

Jenis ini menghadirkan keamanan tingkat tinggi. Pasalnya, sebelum sertifikat diterbitkan, akan dilakukan pemeriksaan menyeluruh. 

BACA:  Apa itu DNS Server: Definisi, Fungsi & Cara Kerja!

Beberapa elemen yang digunakan sebagai validasi diantaranya: Verifikasi kepemilikan domain, otentikasi entitas pemilik domain, fisik entitas, keberadaan hukum, dan operasional entitas pemilik domain. 

Sertifikat SSL jenis baru bisa diterima dalam hitungan hari hingga minggu.

SSL: Pengamanan Standar untuk Website Anda

Sekarang ini, jika Anda membuat website untuk kebutuhan apapun, wajib untuk menerapkan SSL/TLS. Hal ini sudah jadi standar keamanan global. Google bahkan lebih mengutamakan website dengan SSL/TLS untuk direkomendasikan pada usernya.

Kasus pencurian data semakin marak terjadi. Dengan menerapkan SSL/TLS, setidaknya Anda sudah melakukan standar pencegahan.

Ada beberapa jenis SSL/TLS yang bisa Anda pilih. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda. 

Jika Anda masih dalam tahap percobaan, menggunakan SSL/TLS gratisan masih bisa dimaklumi. Saat bisnis Anda sudah semakin berkembang dan butuh keamanan ekstra, Anda butuh fitur yang lebih premium dari SSL/TLS berbayar.

Jika Anda menggunakan Jogjahost sebagai provider hosting dan domain, Anda bisa mendapatkan SSL Certificate secara gratis. Sudah ada Let’s Encrypt SSL yang bisa Anda gunakan. Cara instalnya bisa Anda lihat di sini.

Penutup

SSL adalah protokol keamanan untuk mengenkripsi data yang ada di jalur lalu lintas antara server web dan browser. 

Hal ini sudah jadi hal lazim yang diterapkan untuk menjamin keamanan website. Website yang menggunakan SSL/TLS lebih aman untuk diakses dan dipercaya oleh pengunjung.

Ulasan di atas semoga bisa membantu Anda untuk sedikit memahami tentang apa itu SSL/TLS.

Jho

Jho

Saya akan berbagi tulisan tentang definisi apapun yang berkaitan dengan dunia hosting, domain dan website.

Tinggalkan komentar