11 Cara Menjadi Dropshipper dari Nol, untuk Pemula

Hingga saat ini, masih ada banyak orang yang mencari tahu cara menjadi dropshipper. 

Memangnya dropship masih relevan sekarang ini?

Dulu sistem ini menjadi relevan karena tidak semua pemilik produk cukup melek dengan dunia digital. 

Tapi sekarang tidak lagi begitu. Pemilik produk sudah bisa berjualan sendiri di media sosial maupun marketplace

Beberapa praktisi bisnis yang sudah cukup mapan juga menganggap sistem ini kurang worth it. Investasi waktu dan tenaganya kurang sepadan dengan hasilnya.

Pada kenyataannya, di tahun 2017, 23% seluruh penjualan online di skala global menggunakan sistem dropshipping. 

Di sisi lain, e-commerce terus mengalami pertumbuhan kurang lebih 17% per tahun. Hal tersebut berpotensi mendorong sistem dropship juga ikut berkembang. Pasalnya, metode ini merupakan jalur yang paling mudah untuk melangkah ke bisnis online.

Jadi jangan khawatir, sampai saat ini sistem dropship masih tetap relevan. Sistem ini juga bisa jadi praktek awal berbisnis online, sebelum Anda mengeluarkan modal lebih besar.

Step by Step Menjadi Dropshipper

Kami asumsikan, Anda sudah memahami tentang sistem dropship. Jika belum, baca dulu ulasan kami tentang definisi dan cara kerja dropship.

Sekarang kita akan membahas tahapan jadi dropshipper.

1. Riset Supplier

Sumber: Freepik

Kenapa ini ada di step pertama?

Karena Anda tidak memiliki produk. 

Anda tidak bisa membuat konsep jika tidak tahu akan berjualan apa. 

Meski Anda sudah memiliki angan-angan ingin jualan apa, tapi Anda tidak memiliki kendali atas produk.

Maka dari itu, jadi sangat masuk akal untuk riset supplier dulu sebagai permulaan. 

Gunakan kriteria berikut ini sebagai acuan mencari supplier dropship:

  • Terpercaya. Pastikan dengan sungguh-sungguh bahwa supplier tersebut menjalankan bisnis dengan jujur. Selain itu, cari tahu bagaimana track record servisnya.
  • Penawaran harga. Carilah supplier yang mau memberikan harga murah. Jadi Anda bisa melakukan mark up lebih tinggi. 
  • Produk. Carilah supplier yang jenis produknya cukup diminati pasar. Selain itu, coba gali informasi mengenai kualitasnya. Utamakan untuk memilih supplier dengan produk yang cukup berkualitas.
  • Fast response. Khususnya buat para reseller atau dropshipper online. Respon yang cepat itu salah satu faktor penting agar memiliki brand yang baik. Masalah ramah atau engga-nya itu belakangan.
  • Stok barang. Carilah pemasok yang memiliki cukup banyak stok dan kooperatif dalam mengupdate informasi ketersediaan stok.
  • Sistem. Cari tahu juga sistem dropship yang digunakan supplier. Apakah menggunakan sistem khusus atau masih manual. Pastikan sistemnya berjalan dengan efektif dan memudahkan proses jualan Anda.

Pada proses ini, kumpulkan sejumlah data supplier kemudian eliminasi dengan mengacu pada kriteria di atas. Lalu tentukan beberapa supplier yang Anda rasa paling kompeten.

Anda juga perlu tahu bahwa supplier tidak harus produsen tunggal.

Saat ini sudah ada beberapa platform khusus yang bertindak sebagai supplier untuk memfasilitasi dropshipper & reseller. Sebut saja Dropshopaja.com, Dropshipper.co.id, Tokodistributor.com, dll.

Anda hanya perlu memilih yang paling pas menurut rencana Anda.

2. Menentukan Produk & Niche

Sumber: Freepik

Setelah menemukan beberapa list supplier yang pas, Anda bisa mengkurasi produk yang akan Anda jual.

Sebenarnya, pada saat riset supplier, Anda pasti sudah mempertimbangkan hal ini. Jadi seharusnya supplier yang Anda pilih memiliki produk yang Anda targetkan. 

Pada tahap ini, Anda juga perlu menentukan niche. 

Kami sarankan untuk menjadi dropshipper yang niche nya jelas. Misalnya pakaian polos, perangkat kecantikan, alas kaki, dll.

Menyediakan terlalu banyak varian produk dalam satu toko tidak akan berjalan dengan efektif. Toko Anda tidak akan memiliki ciri khas dan sulit diidentifikasi oleh konsumen.

3. Mendaftar Sebagai Dropshipper

Sumber: Freepik

Kami asumsikan, Anda sudah menentukan supplier utama.

Setelah itu, mendaftarlah sebagai dropshipper dari supplier tersebut.

Selanjutnya, Anda akan mendapatkan penjelasan tentang sistem pemesanan, update katalog, pengiriman, dll. Selain itu, biasanya Anda akan dimasukan ke grup sesama dropshipper.

Dulu, menjalankan sistem dropship bisa Anda lakukan tanpa biaya. Sekarang ini, sudah semakin lazim jika para supplier meminta biaya registrasi. 

Maka dari itu, step pertama menjadi sangat krusial. Jangan sampai Anda mendapatkan supplier yang membebani biaya registrasi mahal tapi layanannya tidak andal.

 4. Membangun Brand Toko Online

Sumber: Freepik

Saatnya membuat identitas toko Anda. 

Pertama-tama, Anda butuh nama brand. 

Jangan asal-asalan membuat nama. Ini akan jadi identitas utama. Maka dari itu, usahakan supaya namanya catchy, unik, dan keterbacaannya mudah.

Percuma saja unik dan catchy tapi susah membacanya. Nama brand Anda akan sulit menempel di benak konsumen.

Jangan lupa cek nama brand Anda di mesin pencari. Pastikan tidak ada yang menyamainya.

Selanjutnya, Anda butuh logo. 

Buatlah logo yang terlihat berkelas. Jangan terlalu ramai seperti pasar malam.

Beruntunglah jika Anda bisa membuat desain logo sendiri. 

Apabila tidak bisa mendesain sendiri, Anda bisa mencari jasa desain logo yang harganya murah. Ada kok, penyedia jasa desain logo yang menargetkan UMKM, jadi harganya bisa lebih miring.

Pada tahap ini Anda juga harus mulai merumuskan branding toko online Anda. Beberapa aspeknya yaitu: jenis font, karakteristik warna, gaya bahasa, dll.

5. Menyiapkan Elemen Visual

Sumber: Freepik

Elemen visual adalah ujung tombak jualan online Anda. Bagaimana pun, Anda hanya bisa berjualan dengan modal gambar. 

Foto produk adalah elemen visual yang paling dasar. Pihak supplier biasanya akan menyediakan.

Tapi, jangan jadi pemalas. Meski sudah mendapat foto produk dari supplier, modifikasilah sedikit. Buatlah supaya tampilannya mencirikan identitas brand Anda.

Setelah itu, aplikasikan aspek branding pada elemen-elemen visual yang akan Anda buat. 

Anda bisa memanfaatkan Canva untuk membuat elemen visual. Aplikasi ini relatif mudah untuk Anda pelajari sebagai orang awam.

6. Setup Toko Online

Sumber: Freepik

Ada beberapa kanal yang perlu Anda siapkan sebagai toko online, antara lain: Instagram, Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.

Untuk saat ini, platform itulah yang masih efektif untuk menunjang penjualan utama.

Setelah membuat akun di platform tadi, segera lakukan setup.

Masukan informasi penting mengenai toko Anda. Mulai dari alamat, contact person, jam operasional, dll.

Lalu, masukan beberapa foto produk berikut deskripsinya. 

Khusus untuk Instagram, Anda juga perlu men-setup bagian Highlight.

7. Analisis Pasar

Sumber: Freepik

Pada tahap ini, Anda perlu menganalisis target konsumen dan kompetitor.

Coba analisis karakter konsumen Anda dan temukan data mengenai pola konsumsi dan gaya pendekatan yang cocok. Data tersebut nantinya bisa Anda jadikan acuan dalam menjalankan pemasaran.

Pada saat menganalisis kompetitor, Anda bisa mencari tahu strategi pemasarannya, menganalisis kelemahan dan kelebihannya. 

Informasi tersebut juga akan membantu Anda dalam melakukan penyesuaian.

8. Mengoptimalkan Pemasaran Sosial Media

Sumber: Freepik

Memajang foto produk di toko online tidaklah cukup. 

Anda harus aktif melakukan pemasaran. 

Optimalkan sosial media untuk memasarkan produk Anda. Misalnya, aktif berpromosi di grup Facebook, promosi melalui video Tiktok, aktif promosi di IG stories, dll.

Selain rutin membuat postingan, coba manfaatkan iklan di sosial media untuk memperluas jangkauan pemasaran Anda.

Untuk saat ini, iklan Facebook dan Tiktok masih jadi andalan bagi pedagang online.

Selain itu, optimalkan juga fitur iklan di marketplace. Jadi produkmu akan lebih mudah ditemukan oleh konsumen.

9. Membuat Web

Sumber: Freepik

Kebanyakan orang hanya melangkah sampai step ke 8. 

Padahal tahap ini bisa memberi dampak luar biasa jika Anda optimalkan.

Website bisa jadi saluran utama toko online Anda. Memiliki website juga membuat toko online Anda jadi terlihat lebih profesional.

Pastikan website yang Anda buat tidak abal-abal. Kami sarankan menggunakan WordPress saja. WordPress akan lebih lebih mudah untuk Anda kelola sebagai toko online.

Jika masih sulit membuat website toko online, Anda bisa membuat landing page dulu. Hal itu jauh lebih mudah dan tetap bisa Anda optimalkan untuk menunjang pemasaran.

Selain itu, pastikan website Anda sudah profesional dengan self hosting dan Top Level Domain. 

Gunakan layanan dari Jogjahost untuk menghostingkan website Anda dan meregistrasikan domain. Dengan Jogjahost, performa website Anda akan jadi lebih maksimal.

10. Mengaplikasikan Strategi Promosi

Sumber: Freepik

Step 8 dan 9 merupakan bagian dari strategi marketing untuk meningkatkan awareness terhadap brand maupun produk Anda.

Tapi untuk mendorong penjualan, Anda butuh strategi tambahan.

Promosi adalah salah satu strategi yang paling lazim.

Ada beberapa contoh promosi yang bisa Anda aplikasikan, misalnya: diskon untuk pembelian dengan jumlah tertentu, bundling produk dengan harga lebih miring, diskon di momen-momen tertentu, menjual produk limited edition, dll.

Dropshipping, Langkah Awal Terjun di Bisnis Online

Orang-orang tertarik dengan sistem dropship karena banyaknya kemudahan dari sisi penjual. Penjual tidak perlu memiliki produk sendiri dan mengurusi pengiriman barang. Metode ini sangat memudahkan dan bisa jadi langkah awal untuk belajar bisnis online.

Meski terkesan mudah, ada beberapa tahapan yang harus Anda lakukan untuk bisa menjadi dropshipper yang sukses, antara lain:

  • Riset supplier,
  • Menentukan produk dan niche,
  • Mendaftar sebagai member dropshipper,
  • Melakukan branding,
  • Menyiapkan elemen visual,
  • Setup toko online, 
  • Analisis pasar
  • Mengoptimalkan pemasaran sosial media,
  • Membuat web,
  • Mengaplikasikan strategi promosi.
Related Post:
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on print
Jho

Jho

Saya akan berbagi tulisan tentang definisi apapun yang berkaitan dengan dunia hosting, domain dan website.

Tinggalkan komentar

Content

Pilihan

Dapatkan layanan hosting unlimited murah dengan unlimited storage SSD, unlimited bandwith,litespeed webserver dan fitur unggulan lainnya di Jogjahost