Fungsi Manajemen untuk Membangun Perusahaan yang Solid

Manajemen merupakan suatu keilmuan yang mempelajari tentang mengatur suatu organisasi. 

Suatu perusahaan yang sudah melibatkan banyak orang, berapapun skalanya, harus mulai dikelola dengan prinsip-prinsip manajemen.

Keilmuan ini sangat relevan bagi pengusaha maupun pekerja dengan jabatan setara manager atau lebih tinggi.

Artikel ini hanya membahas sedikit tentang definisi, fungsi dan manfaat manajemen. Setidaknya hal ini bisa menambah sedikit wawasan Anda. 

Apa itu Management?

Manajemen adalah suatu ilmu untuk mengatur suatu organisasi untuk mencapai tujuan tertentu secara efektif.

Apakah Anda pernah jadi pengurus OSIS di sekolah? Itu merupakan salah satu contoh manajemen yang sederhana. 

Terdapat struktur organisasi di dalamnya dengan tugasnya masing-masing. Jadi suatu program yang direncanakan bisa terlaksana dengan baik dan hasilnya memuaskan.

Hal itu pun berlaku juga dalam manajemen perusahaan. Di dalamnya juga ada struktur organisasi perusahaan. Hanya saja, jabatannya sedikit berbeda.

Menurut Springghr.com, manajemen terbagi jadi tiga level struktural, yaitu:

  • Administratif, Managerial (Top Level Management), terdiri dari dewan direksi, kepala eksekutif atau direktur pelaksana. Bertanggung jawab atas perencanaan strategis dan kesuksesan bisnis secara keseluruhan.
  • Executive (Middle Level Management), terdiri dari manager di tiap-tiap departemen. Posisi ini bertanggung jawab mengeksekusi rencana organisasi dan mempertanggungjawabkan kinerja departemen terhadap top level management.
  • Supervisory (Low Level Management), terdiri dari para supervisor/pengawas/mandor. Terlibat langsung dalam pengawasan operasional harian untuk menjaga kinerja karyawan tetap optimal.

Ada banyak tokoh di bidang ilmu manajemen. George R. Terry jadi salah satu tokoh sentral. Ia bahkan mendapat julukan Bapak Ilmu Management.

George R. Terry mendefinisikan manajemen dengan lebih detail. Menurut George R. Terry, “Manajemen adalah sebuah proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya”.

Nah, aspek-aspek yang George R. Terry sebutkan dalam definisinya, pada akhirnya dirumuskan sebagai “fungsi manajemen”.

Fungsi Manajemen

Berikut ini adalah 5 fungsi manajemen dalam suatu organisasi atau perusahaan:

1. Perencanaan (Planning)

Sumber: Pixabay

Fungsi perencanaan dalam manajemen yaitu untuk membuat acuan bagi operasional perusahaan. Pada proses ini Anda harus menetapkan tujuan dan strategi mencapai tujuan itu. 

Menjalankan perusahaan tidak bisa dengan cara impulsif. Itu tidak seperti rencana liburan atau memilih tempat makan yang tujuannya bisa Anda tentukan secara impulsif. 

Tujuan suatu perusahaan itu kompleks dan butuh perencanaan matang agar setiap aspeknya bekerja dengan sesuai.

Anda yang ingin membuat perencanaan membutuhkan kemampuan intelektual yang cukup. Hal itu sangat Anda butuhkan dalam proses menganalisis dan memprediksi masa depan. 

Lalu perencanaannya seperti apa? Setidaknya, beberapa aspek berikut ini harus Anda pikirkan:

  • Memetakan tujuan. Tujuan dari perusahaan harus jelas, mulai dari tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Selain itu, petakan juga proses-proses yang spesifik untuk bisa mencapainya.
  • Memahami kapasitas perusahaan. Pada saat membuat perencanaan, Anda perlu memahami sumber daya yang perusahaan miliki. Strategi yang akan Anda jalankan juga perlu Anda sesuaikan dengan kapasitas perusahaan pada waktu itu.
  • Mengidentifikasi hambatan. Dalam proses mencapai tujuan, tentu akan ada sejumlah penghalang. Anda perlu mengidentifikasinya dan menyiapkan penanganannya.
  • Fleksibilitas. Perencanaan perlu Anda buat secara fleksibel. Jadi, saat perencanaan tidak berjalan sesuai harapan, Anda bisa bermanuver dengan rencana cadangan.  

Empat poin tersebut tentu saja belum mencakup semuanya. Aspek-aspek lain bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi perusahaan.

2. Pengorganisasian (Organizing)

people doing office works
Sumber: Unsplash

Fungsi organizing dalam manajemen berkaitan dengan pengelolaan sumber daya perusahaan secara menyeluruh. Misalnya, keuangan, infrastruktur, sumber daya manusia, dll. 

Semua aspek tersebut perlu Anda kelola supaya operasional perusahaan berjalan sebagaimana mestinya.

Ibarat mobil, antara mesin, setir dan roda harus terintegrasi supaya mobil bisa berjalan. 

Organizing ternyata ada prosesnya. Toppr.com mengelompokannya jadi 5 langkah, yaitu:

  • Mengidentifikasi pekerjaan hingga unit terkecil,
  • Mengelompokan pekerjaan dengan membaginya ke beberapa departemen,
  • Membangun hirarki dalam perusahaan dan alur pelaporan,
  • Mendelegasikan wewenang dan tugas dengan batasan yang jelas,
  • Menjalankan koordinasi baik itu antar individu dalam tiap bagian, maupun koordinasi antar departemen.

3. Staffing

Sumber: Unsplash

Dalam definisi manajemen menurut George R. Terry, sebenarnya tidak ada poin tentang staffing.

Mungkin, staffing masuk dalam kategori organizing.

Tapi dalam hal ini, kami menjadikannya poin terpisah karena fungsi staffing cukup spesifik. Hal ini berhubungan dengan pemilihan dan penempatan SDM.

Supaya operasional berjalan dengan baik, perusahaan perlu memilih orang yang tepat dan menempatkannya di jabatan atau pekerjaan yang tepat pula.

Maka dari itu, hal ini cenderung mengarah ke proses rekrutmen, transfer departemen, promosi jabatan, dan hal-hal semacamnya.

4. Pengarahan (Directing)

Sumber: Unsplash

Apakah Anda pernah melihat kambing yang berhamburan seenaknya di jalan? Karyawan tanpa pengarahan akan seperti kambing tanpa penggembala. Kacau!

Meski suatu perusahaan memiliki staf yang cerdas dan ahli di bidangnya, pengarahan tetaplah hal yang krusial.

Untuk bisa menjalankan pengarahan dengan baik, ada beberapa elemen yang harus Anda perhatikan, yaitu:

  • Kepemimpinan,
  • Komunikasi,
  • Motivasi/inspirasi,
  • Pengawasan. 

5. Pengendalian (Controlling

Sumber: Unsplash

Jika semua karyawan bisa bekerja sesuai ketentuan dan harapan. Mungkin hal ini tidak perlu ada.

Pada kenyataannya tidak seperti itu. Error di sana-sini pasti akan terjadi.

Maka dari itu, fungsi pengendalian sangat esensial dalam suatu praktik manajemen.

Sekilas, fungsi directing dan controlling terasa sama. Tapi sebenarnya keduanya berbeda.

Pengarahan cenderung menjurus pada memberikan tugas, membimbing cara pelaksanaannya, memotivasi dan mengawasi pelaksanaannya.

Sedangkan controlling merujuk pada kegiatan untuk memastikan pekerjaan selesai tepat waktu dengan hasil yang sesuai. 

Menurut Marketing91.com, setidaknya proses controlling mencakup empat langkah berikut:

  • Membentuk standarisasi pekerjaan,
  • Mengukur kinerja aktual para karyawan,
  • Membandingkan kinerja aktual dengan standarisasi dari perusahaan,
  • Mengevaluasi kinerja. Apabila tidak sesuai standar, Anda bisa melakukan koreksi.

Manfaat Manajemen

`Suatu perusahaan yang bisa menjalankan fungsional manajemen secara maksimal, ada beberapa manfaat yang akan perusahaan dapatkan:

  • Lebih mudah dalam merancang strategi. Pasalnya manajemen bisa membuatnya lebih tersistematis.
  • Setiap pihak bisa memiliki acuan yang jelas dalam bekerja. Biasanya, kerangka kerja sudah tersedia berikut targetnya.
  • Pengelolaan sumber daya perusahaan juga bisa lebih efektif karena acuannya sudah jelas.
  • Mendorong kinerja perusahaan jadi lebih optimal.
  • dll.

Fungsi Manajemen: Agar Perusahaan Jadi Lebih Tertata

Manajemen merupakan salah satu bidang keilmuan tentang mengatur organisasi. Hal ini pun mencakup beberapa unsur, yaitu: manusia, mesin, uang, material metode, pasar.

Secara struktural, manajemen juga terdiri dari 3 level yaitu: Administratif, executive dan supervisory.Selain itu, fungsi manajemen terbagi dalam 5 poin utama yaitu: planning, organizing, staffing, directing, dan controlling.

Penutup

Suatu perusahaan yang ingin berumur panjang dan beroperasi secara stabil, perlu menerapkan suatu sistem manajemen. Manajemen sudah jadi sesuatu yang esensial dalam membangun perusahaan.

Baik itu perusahaan dengan skala kecil maupun skala besar, manajemen tetaplah diperlukan.

Ulasan tentang fungsi manajemen di atas baru sebagian kecil. Setidaknya hal itu bisa jadi referensi tambahan untuk Anda.

Related Post:
Jho

Jho

Saya akan berbagi tulisan tentang definisi apapun yang berkaitan dengan dunia hosting, domain dan website.

Tinggalkan komentar

Content

Pilihan

Dapatkan layanan hosting unlimited murah dengan unlimited storage SSD, unlimited bandwith,litespeed webserver dan fitur unggulan lainnya di Jogjahost