Apa saja Perbedaan MySQL & MySQLi? Mari Selidiki!

MySQL dan MySQLi merupakan PHP extension untuk bisa mengkoneksikan antara PHP dan database MySQL.

MySQLi extension adalah pengembangan dari MySQL extension. Fiturnya lebih lengkap dan performanya lebih handal.

Artikel berikut ini akan membahas tentang apa itu ekstensi PHP, latar belakang adanya MySQL dan MySQLi extension, dan perbedaan antara keduanya.

5/5 - (1 vote)

Memahami RDBMS & Koneksi ke Server Database

Apa perbedaan MySql dan MySQLi?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Anda perlu memahami lebih dahulu tentang apa itu RDBMS dan koneksi antara aplikasi ke database server.

RDBMS adalah suatu program yang berfungsi untuk mengelola sistem basis data dengan mengusung konsep relational. 

Salah satu aplikasi RDBMS yang paling populer adalah MySQL. Aplikasi MySQL berbasis bahasa pemrograman SQL.

Pada suatu project pembuatan aplikasi web, dibutuhkan suatu server database. Server database merupakan komputer yang menjalankan pengelolaan data. Di server database inilah aplikasi MySQL bekerja.

Aplikasi web harus dikoneksikan dengan server database supaya bisa beroperasi dengan semestinya. Koneksi tersebut dibuat dengan sintaks bahasa pemrograman PHP dan SQL.

Koneksi PHP ke database MySQL bisa terjadi dengan adanya fitur “Extension” pada bahasa pemrograman PHP..

Nah, Extension MySQL terdiri dari 2 jenis yaitu MySQL extension dan MySQLi extension.

Nah, saat membicarakan tentang perbedaan antara MySQL dan MySQLi, pembahasan tentu akan mengarah pada extension. 

Membedah MySQL & MySQLi Extension

Jadi MySQL yang dimaksud di sini adalah extensionnya, bukan aplikasi RDBMS nya.

Sudah sepakat ya? Oke kita lanjutkan pembahasan.

Mengenal Extension PHP – Database MySQL

Sebelum menggali lebih jauh tentang perbedaan MySQL vs MySQLi extension, ada baiknya kita pahami dulu, apa yang dimaksud dengan extension.

Extension pada bahasa pemrograman PHP mengarah pada susunan fungsi untuk mengakses program tambahan. Fungsi tersebut memungkinkan PHP untuk bisa didukung dengan fitur baru.

Pada aplikasi intinya (PHP core), tidak ada fungsi PHP untuk menjalankan program database MySQL. Maka dari itu disediakan extension atau fungsi tambahan supaya PHP bisa terkoneksi dengan MySQL dan menjalankan program database tersebut.

Latar Belakang MySQL & MySQLi Extension

PHP dan MySQL ibarat pasangan mesra pada pemrograman web. Saat belajar PHP untuk pertama kali, Anda pasti diarahkan untuk menggunakan MySQL sebagai aplikasi pengelolaan databasenya.

PHP sudah bisa di support dengan MySQL sejak generasi kedua. Koneksinya bisa menggunakan MySQL extension.

Pada saat itu, Anda pasti akan bertemu dengan fungsi-fungsi berikut ini untuk mengakses MySQL dari PHP: 

mysql_connect(),
mysql_query(),
mysql_fetch_array() 

Sayangnya, extension ini tidak lagi mendapat update fitur baru  sejak tahun 2006. Meski fungsi ini cukup stabil, perkembangan zaman akan menuntut penyesuaian lebih. Kode dari extension ini sudah out of date dan harus diganti.

Akhirnya, MySQL extension dinyatakan deprecated saat PHP v5.5 resmi dirilis. Hal ini berarti MySQL extension tidak akan lagi ada di versi PHP selanjutnya.

Sebagai gantinya, dikeluarkanlah “MySQLi extension”. Kepanjangan dari MySQLi adalah MySQL Improved. Secara eksplisit sudah menjelaskan bahwa fungsi tersebut merupakan pengembangan dari extensi sebelumnya yang sudah kadaluarsa.

Extensi ini sengaja dikembangkan untuk bisa mendukung berbagai fitur baru yang ada di aplikasi MySQL v4.1 ke atas.

Upgrade ini memiliki kelebihan yang bisa menunjang Anda dalam mengakses fitur-fitur lebih lengkap.

Kelebihan MySQLi

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa MySQLi merupakan pengembangan atau upgrade dari MySQL extension yang pada akhirnya tidak akan bisa lagi digunakan.

Sebagai program upgrade, tentu saja ada sejumlah kelebihan yang dimiliku oleh extension ini. Berikut beberapa kelebihannya: 

  • Sudah didukung dengan tampilan berbasis objek atau object-oriented
  • Sudah didukung fitur prepared statement. Jadi Anda bisa mengeksekusi perintah SQL yang hanya berbeda parameter dengan lebih efisien.
  • Sudah support dengan fitur multiple statement atau multiple query.
  • Sudah mendukung proses transaksi untuk bisa memperkecil error saat pemrosesan data berlangsung. 
  • Fitur debugging yang di upgrade kemampuannya.
  • Sudah didukung dengan fitur embedded server.

Penggunaan Fungsi MySQLi

Pada dasarnya, fungsi di MySQL extension hampir semuanya ada di MySQLi extension.

Anda yang sudah lebih dulu mempelajari mendalami MySQL extension rasanya tidak akan kesulitan melakukan peralihan. Pasalnya, Syntax atau aturan penulisannya cukup mirip.

Misalnya, untuk melakukan koneksi ke server MySQL. 

MySQL extension menggunakan fungsi mysql_connect (). Sedangkan MySQLi menggunakan fungsi mysqli_connect ().

Selain itu, peletakan argumen juga mengalami perubahan.

Pada MySQL extension, argumen diletakan di paling belakang. Sedangkan pada MySQLi extension, Anda perlu menuliskan argumen pada bagian depan. 

Perlu jadi catatan, sintaks untuk sistem prosedural dan object-oriented sedikit berbeda.

Secara paradigma pemrograman, MySQLi mendukung sistem prosedural dan object-oriented. Anda bisa memilih salah satu di antara keduanya. Tentukan sesuai kebutuhan pada pengerjaan project milik Anda.

Sebagai catatan, sintaksnya sedikit berbeda.

Misalnya untuk menghubungkan database.

Sistem prosedural menggunakan fungsi mysql_connect () sedangkan object-oriented menggunakan fungsi $mysqli->query.

Head to Head Perbedaan MySQL dan MySQLi dalam Tabel

Supaya bisa lebih jelas membedakan MySQL dan MySQLi extension, Anda bisa melihat tabel berikut ini:

MySQLMySQLi
Dihapus dari PHP v.5.5.0.Ditambahkan pada PHP v.5.5.0, bekerja di MySQL v.4.1.3 ke atas.
Tidak mendukung fitur Prepared Statement.Sudah mendukung fitur Prepared Statement.
Hanya menggunakan paradigma pemrograman Prosedural.Bisa menggunakan paradigma pemrograman prosedural dan object-oriented.
Tidak mendukung fitur multiple query.Mendukung fitur multiple query
Setiap transaksi hanya ditangani oleh query SQL.Sudah didukung transaksi API.
Sistem keamanan masih rentan. Rawan SQL injection.Sistem debugging di upgrade. Keamanan lebih terjamin.
Tidak mendukung fitur store procedure.Sudah bisa menggunakan fitur store procedure.
Direktori extensinya ada di: ext/mysql.Direktori extensinya ada di: ext/mysqli.

Dengan bantuan tabel seperti di atas, diharapkan bisa memudahkan Anda untuk memahami perbedaan di antara keduanya.

MySQL vs MySQLi Extension: Pembaruan Fungsi Ekstensi

Sekarang MySQL ekstension sudah kadaluarsa. Jika ingin membuat koneksi antara PHP ke MySQL Anda bisa menggunakan MySQLi extension. 

MySQLi Extension akan berjalan di PHP v.5.5. Ekstensi ini akan mendukung MySQL v4.1.3 dan versi-versi terbarunya. 

Dengan ekstensi ini, Anda akan bisa mengakses fitur yang lebih lengkap lagi. Kebutuhan yang kompleks bisa diakomodasi dengan ekstensi ini.

Saatnya beralih ke MySQLi dan jangan lupa pelajari dengan seksama cara penggunaannya.

Pembahasan tentang perbedaan MySQL dan MySQLi berkaitan dengan ekstensi PHP. MySQL dan MySQLi extension digunakan untuk terhubung dengan database MySQL dan mengakses sejumlah fitur tambahan.

MySQLi adalah update terbaru dari MySQL extension yang sudah tidak bisa digunakan lagi pada PHP v5.5. Pada ekstensi terbaru ini, terdapat sejumlah fitur baru dan pengembangan performa.

Semoga ulasan tentang perbedaan MySQL dan MySQLi di atas berguna untuk Anda dan memberi wawasan yang bermanfaat. 

Related Post:
Jho

Jho

Saya akan berbagi tulisan tentang definisi apapun yang berkaitan dengan dunia hosting, domain dan website.

Tinggalkan komentar

Content

Pilihan

Dapatkan layanan hosting unlimited murah dengan unlimited storage SSD, unlimited bandwith,litespeed webserver dan fitur unggulan lainnya di Jogjahost